10 Hewan ini Rela Mati Setelah Kawin


2
105 shares, 2 points
10 Hewan ini Rela Mati Setelah Kawin

Semua mahluk hidup pada dasarnya melakukan proses reproduksi untuk melestarikan keturunan. Nggak terkecuali manusia yang juga memiliki kebutuhan biologis untuk menghasilkan keturunan. Berbeda dengan manusia yang mengalami proses reproduksi dengan penuh haru dan bahagia, sebagian hewan justru harus meregang nyawa setelah melakukan persetubuhan. Jadi bisa dibilang, tujuan hidup hewan-hewan ini memang sekali berhubungan intim lalu langsung mati.

Bukan karena sebuah insiden tidak sengaja atau dibunuh, namun beberapa hewan yang tewas setelah bersetubuh disebabkan proses biologis juga lho. Sedih memang, tapi bagi hewan-hewan tersebut, kematian setelah melakukan seks bisa jadi hal yang wajar. Seperti dikutip dari Hipwee, Liputan6 dan sumber lain (17/07/2019), berikut ini 10 Hewan ini Rela Mati Setelah Kawin:

10. Salmon Pasifik

Salmon terkenal bermigrasi ke hulu sungai untuk berkembang biak dan menempatkan telur mereka, melompati air terjun kecil dan berenang melawan arus untuk mencapai tujuan. Kemungkinan mereka mengandalkan indra penciumannya untuk bernavigasi. Sebelum menaruh telur, salmon betina mengepakkan ekornya untuk menciptakan wilayah bertekanan rendah yang dapat mengangkat kerikil agar tersapu arus, menciptakan celah baginya untuk menaruh telur. Satu atau lebih salmon jantan akan mendekati salmon betina dan mengeluarkan spermanya ke air untuk membuahi telur. Salmon betina lalu menutupi telur-telurnya dengan menyapu kerikil, lalu pergi bertelur di tempat lain.

10. Salmon PasifikSalmon betina dapat melakukannya sebanyak tujuh kali, sebelum telur dalam ovariumnya habis. Salmon betina kemudian mati kelelahan, segera setelah bertelur. Sedangkan pejantannya, hidup cukup lama untuk mempertahankan telur betina. Namun kemudian salmon jantan akhirnya mati juga, karena mereka tidak mendapatkan cukup energi dan makanan saat berada di air tawar untuk menjaga telur-telur betinanya. Mereka mengandalkan energi yang tersimpan, memecah lemak dalam tubuh sesuai kebutuhan untuk memicu mereka bergerak. Tetapi begitu persediaan habis, hidup salmon jantan selesai.

9. Gurita Bawah Laut

Graneledone boreopacifica adalah gurita yang dapat ditemukan di Samudra Pasifik dan Atlantik. Mereka hidup ribuan kaki di bawah air. Betinanya menghabiskan sebagian besar hidup mereka untuk mati kelaparan, saat mereka mengawasi telur-telur mereka.

9. Gurita Bawah LautSuatu ketika, satu tim peneliti dari Monterey Bay Aquarium Research Institute mengamati seekor betina yang baru bertelur di Monterey Canyon. Hewan ini menjaga bayi-bayinya selama 53 bulan. Selama waktu itu, ia tidak makan sama sekali, atau melakukan apa pun, kecuali memantau perkembangan anak-anaknya. Lalu dia mati. Sedangkan pasangannya mungkin sudah mati lebih dulu, karena gurita jantan mati tak lama setelah bereproduksi.

8. Bunglon Labord

Bunglon Labord yang hanya hidup di bagian kecil Pulau Madagaskan menghabiskan sebagian besar hidup mereka sebagai telur. Walaupun mereka berhasil bertahan hidup hingga sekarang, namun karena jangka waktu umur mereka yang pendek, mereka tidak begitu memiliki signifikan efek bagi dunia.

Baca juga: 10 Buaya Terbesar di Dunia yang Pernah Tertangkap

8. Bunglon LabordBunglon Labord biasanya hidup selama empat atau lima bulan, dari November hingga Februari atau Maret saja. Mereka akan tumbuh besar, bereproduksi, menjaga telur mereka, dan kemudian mati.

7. Laba-laba Janda Cokelat

Spesies laba-laba jantan bisa saja mengawini betina muda yang masih subur untuk meneruskan keturunan, dibanding mengawini laba-laba betina tua yang sudah tidak subur dan sangat mungkin akan memakan mereka usai kawin. Anehnya, penelitian yang terbit di jurnal Animal Behaviour edisi Maret 2018 menemukan laba-laba jantan cenderung lebih memilih betina yang tidak subur dan 50 persen lebih mungkin untuk dimakan oleh pasangannya usai kawin.

7. Laba-laba Janda CokelatHal ini diketahui setelah peneliti mengumpulkan laba-laba janda cokelat jantan dan betina yang berasal dari Israel Tengah dan Israel Selatan. Semua laba-laba janda cokelat yang dikumpulkan itu ditempatkan dalam satu wadah. Hal ini untuk mengamati betina manakah yang dipilih laba-laba jantan untuk dikawini. Dari sini terlihat laba-laba jantang lebih menyukai betina dewasa yang sudah tidak subur lagi. “Kami awalnya mengira, laba-laba jantan akan memilih betina muda yang mampu memberi keturunan dan tidak akan mengkanibal mereka usai kawin. Namun, kami terkejut dengan apa yang kami lihat,” kata Shevvy Warner dari Universitas Ibrani Yerusalem dalam sebuah pernyataan.

Tak hanya itu yang aneh. Peneliti juga menemukan laba-laba jantan sengaja meninggalkan bagian organ seksual mereka di dalam tubuh betina. Organ seksual milik laba-laba jantan itu akan menyumpal celah ganital pasangannya agar tidak kawin dengan pejantan lain. Mengorbankan nyawa setelah berhubungan badan dan kecil kemungkinan mendapat keturunan dianggap sebagai perilaku aneh yang membingungkan para peneliti. Mereka menduga betina tua memiliki pemikat agar laba-laba jantan mau mengawininya.

6. Marmosops

Genus yang dikenal sebagai Marmosops pada awalnya diperlakukan sebagai subgenus dari genus Marmosa daripada memiliki klasifikasi sendiri. Ini diubah pada tahun 1989 oleh Gardner dan Crieghton, yang secara resmi memisahkan kelompok dan membuat mereka genus mereka sendiri. Perpaduan antara genera Marmosa dan Marmosops adalah umum karena penampilan yang serupa termasuk ukuran dan fitur eksternal lainnya. Namun, kedua kelompok berbeda secara signifikan dalam integumen mereka dan dalam pengaturan tengkorak dan gigi mereka.

Baca juga: 10 Ular Terbesar di Dunia

6. MarmosopsGigi-geligi ini serupa dalam morfologi antara kedua kelompok, dengan pengecualian premolar ketiga sulung bawah bervariasi dari satu genus ke yang berikutnya. Kesamaan antara keduanya terus menyebabkan genus Marmosops sering salah diidentifikasi karena kurangnya pengetahuan tentang spesies bersama dengan sifat-sifat yang diabaikan yang membantu memisahkan mereka dari opossum lain. Slender opossum Brazil jantan tewas setelah kawin sedangkan betinanya tewas setelah melahirkan

5. Phascogale

Pejantan dari mamalia asli Australia ini hidup untuk bereproduksi. Phascogale yang memiliki ekor seperti sikat, adalah kerabat dekat hewan Tasmanian devil.

5. PhascogalePejantan akan berkembang biak segera setelah mereka mencapai usia cukup. Setelah kawin, mereka mati. Mereka hidup untuk bersenang-senang, bukan untuk hidup lama-lama. Mereka mengakhiri kehidupan dengan baik. Musim kawin berakhir dengan para betina yang hamil. Semua jantan mati.

4. Strepsiptera (Parasit bersayap bengkok)

Serangga strepsiptera (parasit bersayap bengkok) bahkan rela “bertukar” nyawa demi kawin dan menghasilkan keturunan. Betinanya akan menanamkan diri di dalam serangga lain, seperti lebah atau tawon, dengan hanya “daerah anterior” (pantatnya) menonjol keluar.

Baca juga: 10 Hewan Punah yang Ingin Dihidupkan Lagi oleh Ilmuwan

4. Strepsiptera (Parasit bersayap bengkok)Parasit jantan kemudian datang, mengisolasinya dan terbang menjauh. Dia mati segera setelah hidup beberapa jam pasca-menetas. Kemudian betina menetaskan anak-anaknya dan bayinya memakannya dari dalam.

3. Antechinus

Tikus yang mirip dengan marsupial ini, khususnya pejantan, menghabiskan separuh hidup mereka untuk melakukan seks selama 14 jam sehari. Mengapa demikian dan apa yang terjadi setelahnya?

3. AntechinusJenis seks yag dilakukan oleh antechinus itu menghabiskan persediaan sperma mereka yang jumlahnya sangat terbatas dan menyebabkan tubuh mereka menjadi benar-benar kacau, bahkan kelelahan ekstrem. Bulu-bulu di tubuh mereka rontok, mereka berdarah secara internal, dan pada akhirnya tewas.

2. Lebah Jantan

Lebah jantan (drone) sangat berbeda dengan lebah betina, bila ditelisik dari segi tugas mereka. Lebah betina biasanya disebut lebah pekerja, sebab mereka-lah yang bertugas mengumpulkan serbuk sari dan nektar. Madu merupakan produk hasil pengolahan makanan nektar yang dimuntahkan kembali dari dalam tubuhnya dan disimpan dalam sarang untuk makanan cadangan, makanan madu ini juga untuk larva dan pupa. Ada juga lebah betina yang bertugas membersihkan sarang dan merawat telur dan anak-anak lebah dari ratu lebah. Harapan hidup lebah pekerja ialah tiga bulan. Di satu sisi, lebah jantan tugasnya hanya mengawini ratu lebah saja jika akan membentuk koloni baru.

Baca juga: 10 Burung yang Bisa Terbang Paling Tinggi di Dunia

2. Lebah JantanMereka kadang-kadang akan “meminjamkan” sayap mereka untuk membantu mendinginkan sarang jika terlalu panas, tetapi kebanyakan lebah jantan hanya “duduk diam” menunggu musim kawin, tak melakukan apa-apa. Banyak lebah jantan yang mati, tak lama setelah kawin karena testisnya lepas dan tertanam pada ovarium ratu lebah. Lebah jantan merupakan lebah dari telur tak terbuahi yang diberi makanan nektar dan madu biasa, dan jumlahnya hanya ratusan –bila dibandingkan dengan betina yang bisa mencapai puluhan ribu (30.000 hingga 60.000 3kor). Sedangkan tugas untuk ratu lebah adalah bertelur selama hidupya. Perkawinan ratu lebah hanya sekali seumur hidup, dilakukan dengan cara: terbang tinggi di angkasa pada cuaca cerah dan pejantan yang bisa mengejarnya akan dapat mengawini sang ratu lebah.

1. Belalang Sembah Jantan

Belalang sentadu atau belalang sembah adalah serangga yang termasuk ke dalam ordo Mantodea. Dalam bahasa Inggris, serangga ini biasa disebut praying mantis karena sikapnya yang seringkali kelihatan seperti sedang berdoa. Kata mantis berasal dari bahasa Yunani “Mantes” yang berarti “nabi” atau “peramal nasib”. Banyak sebutan dalam bahasa lokal, seperti congcorang (bahasa Sunda/bahasa Betawi), walang kadung/kèkèk (bahasa Jawa), dan mentadak (bahasa Melayu).

1. Belalang Sembah JantanMeski terlihat jinak, pastikan Anda tidak terkecoh penampilannya. Berdasarkan publikasi The Wilson Journal of Ornithology edisi Juni 2017, serangga ini memiliki kebiasaan memakan otak burung hidup-hidup, jenis kolibri, menggunakan kedua kaki depannya yang kuat. Bahkan, serangga karnivora ini mampu memangsa binatang yang secara ukuran melebihi tubuhnya seperti katak atau kadal. Meski begitu, secara umum belalang sembah lebih tertarik pada jangkrik, kupu-kupu, lebah, dan serangga kecil. Hal unik lain dari belalang sembah adalah sang betina akan memakan kepala sang jantan usai keduanya kawin.

Baca juga: 10 Transgender Paling Terkenal di Dunia

Demikian 10 Hewan ini Rela Mati Setelah Kawin, semoga bermanfaat. Jangan lupa share ke temanmu, karena berbagi itu indah. [*]


What's Your Reaction?

Suka Suka
2
Suka
Keren Keren
0
Keren
Kaget Kaget
0
Kaget
Takut Takut
1
Takut
Ngakak Ngakak
2
Ngakak
Sedih Sedih
5
Sedih
Muntah Muntah
0
Muntah
Marah Marah
0
Marah