10 Anak Band Hijrah yang Memilih Hidup Lebih Islami


1
17 shares, 1 point
10 Anak Band Hijrah yang Memilih Hidup Lebih Islami

Citra anak band biasanya lekat dengan hedonisme dan hal duniawi. Padahal stereotipe ini tak selamanya benar. Para musisi juga bisa religius sembari menjalani profesi mereka.

Di tengah ramainya gerakan untuk berhijrah tak hanya para aktor saja yang menjalaninya. Tak sedikit pula anak band yang memilih untuk berhijrah dan mempelajari ilmu agama.

Dikutip dari berbagai sumber di internet, berikut ini adalah daftar 10 Anak Band Hijrah yang Memilih Hidup Lebih Islami:

1. Gito Rollies

Gito Rollies adalah rocker kelahiran Papua 1 November 1947. Pria bernama lengkap Bangun Sugito ini sering mengonsumsi minuman keras sampai mengonsumsi narkoba ketika masih muda dan belum mengenal hidayah Islam. Hijrahnya diketahui terjadi 2007 silam. Kehidupannya kala itu mulai berubah drastis ketika dia sempat merasakan fly tiga hari akibat narkoba dan pada akhirnya mendapatkan hidayah. Gito mulai mempelajari Alquran dan Hadis kepada beberapa ulama.

10 Anak Band Hijrah yang Memilih Hidup Lebih Islami“Saya harus hijrah, bukan ini tujuan saya dilahirkan ke muka bumi, tetapi ada tugas lain yang harus saya lakukan sebagai bekal pertemuan dengan Sang Pemilik jiwa ini,” katanya kala itu. Sebelum menutup usianya di 2008 karena kelenjar getah bening, diketahui Gito sempat bermusik lagi dengan single religinya bersama Gigi pada 2007, Cinta Yang Tulus.

2. Opick

Aunur Rofiq Lil Firdaus atau lebih dikenal dengan nama Opick merupakan seorang pencipta lagu dan penyanyi lagu-lagu religi beretnis Jawa berkebangsaan Indonesia.

10 Anak Band Hijrah yang Memilih Hidup Lebih IslamiNamanya dikenal melalui salah satu karyanya, Dealova, yang dinyanyikan oleh Once Mekel. Lagu ini merupakan original sound track film dengan judul yang sama. Sebelum terkenal sebagai penyanyi religi, ternyata dulu Opick adalah seorang vokalis band metal.

3. Reza Noah

Ilsyah Ryan Reza atau akrab disapa Reza ini juga diketahui hengkang dari band yang sudah membesarkannya, Noah. Kabar Reza hijrah dan mendalami ajaran agama Islam sempat heboh pada 2014 silam. “Ke depan, hidup saya lebih (fokus) ke agama. Setelah Januari (2015) saya fokus ke saya dulu. Setelah itu Allah yang tentuin, semua jiwa dan dunia bergantung sama Allah,” kata Reza dalam wawancaranya dulu.

10 Anak Band Hijrah yang Memilih Hidup Lebih IslamiNamun Reza diketahui tak stop bermusik. Beberapa waktu lalu Reza masih melakukan dakwahnya melalui musik bersama rekan musisi yang juga sudah hijrah lebih dulu, yakni Salman Al Jugjawy, alias Sakti mantan gitaris Sheila On 7.  Selain berdakwah ‘door to door’, kini Reza juga sibuk mengembangkan bisnis busana muslimnya, seperti gamis, kemeja, dan lain-lain.

4. Salman Al Jugjawy atau Sakti ex Sheila on 7

Sosok musisi Sakti Ari Seno atau yang dulu dikenal dengan nama Sakti sudah jarang terlihat tampil di TV sejak memutuskan hengkang dari grup band Sheila On 7. Sejak keluar dar SO7 pada 2006 silam, ia mengubah namanya menjadi Salman Al Jugjawy. Penampilanya pun berubah seiring dengan keputusannya memperdalam ilmu agama.

10 Anak Band Hijrah yang Memilih Hidup Lebih IslamiMeski begitu, ia tidak benar-benar meninggalkan musik. Pada tahun 2010 Salman Al Jugjawy sempat mengeluarkan sebuah album religi bertajuk ‘Selamatkan’ di bawah naungan labelnya sendiri bernama Al Jugjawy Records. Tiga tahun kemudian ia mengeluarkan album religi lagi bertajuk ‘Islam Itu Indah’.

Salman kini menetap di Jogja dan tak berhenti melakukan silaturahmi kepada teman-teman musisi. Kini dia mempunyai dua bisnis yang terbilang sukses. Salman membuat toko busana dan aksesori muslim yang ia beri julukan ‘Distro Akhir Zaman’ bernama aljugjawy.co. Sedangkan bisnisnya yang kedua adalah toko buku online bernama salmanlibrary. Kedua bisnisnya itu dia kelola sendiri dari rumahnya di Jogja dan sangat aktif melakukan promo di media sosial Instagram.

5. Sunu Matta

Pada 2015, Sunu Fabian membuat publik terkejut dengan penampilan barunya. Karakter fashionable dia tinggalkan dan berganti dengan pakaian religius.  Sunu juga memutuskan berhenti meniti karir di dunia musik. Dia mengaku ingin hijrah karena merasa kehidupannya tidak tenang. Sunu pun banyak berkumpul dengan kelompok religius.

10 Anak Band Hijrah yang Memilih Hidup Lebih Islami“Awalnya nongkrong di masjid, Alhamdulillah lingkungan di sana banyak menyebutkan kebesaran Allah dan Rasulullah, hati saya merasa tergugah. Di situ saya merasa sadar kalau selama ini saya salah,” tutur Sunu.

6. Virgoun Last Child

10 Anak Band Hijrah yang Memilih Hidup Lebih IslamiMeski terlihat sangar dan bertato namun sosok Virgoun merupakan sosok yang sholeh dan alim. Vokalis grup band ‘Last Child’ ini kerap mendatangi kajian bersama rekan artis lainnya. Prosesnya berhijrah juga tak lepas dari peran sang istri, Inara yang mantap memakai niqab sejak dua tahun terakhir.

7. Yuke Sumeru

Hijrah nyatanya juga tak menyentuh musisi-musisi muda saja. Yuke Semeru adalah contohnya. Yuke dulunya adalah pemain bass Gong 2000, band rock legendaris Indonesia. Sekira era 1984-1985 adalah puncak karier sekaligus kegelisahan Yuke tentang musik. Kala itu dia masih bergabung dengan band Exit. Namun di tengah kesibukan tur musiknya itu, dia mulai menemukan hidayah untuk segera mendalami Islam.

10 Anak Band Hijrah yang Memilih Hidup Lebih Islami“Saat itu saya kaget, ada salah seorang anggota band saya yang penampilannya jadi berubah, dia pakai jubah putih. Ketika saya bertanya apa sebabnya, dia tidak mau jawab. Saya malah dikenalkannya dengan seorang ustaz,” kenang Yuke. Setelah dia mencoba berhenti bermusik dan mulai mempelajari Islam, Yuke secara otomatis juga berhenti merokok. “Saya merasa tidak nyaman tiap kali bersentuhan dengan alat musik.”

8. Berry Manoch

Berry Manoch adalah sosok fenomenal dan bisa dibilang inspiratif. Vokalis Saint Loco ini memutuskan masuk Islam karena hidayah yang luar biasa sudah langsung dirasakannya. Kegelisahan Berry mulai terjawab ketika awalnya dia meminta gitarisnya untuk mengajari salat. Akhirnya pria yang sudah mengenal narkoba selama 15 tahunan itu mantap masuk Islam dan mendalami ajaran-ajarannya.

10 Anak Band Hijrah yang Memilih Hidup Lebih Islami“Tepatnya pada 22 Febuari 2015 saya melaksanakan prosesi baca syahadat dilakukan secara simbolik di rumah teman saya dan saya jadikan kehidupan saya sebagai seorang mualaf hingga saat kini,” kata Berry. Namun Berry mengaku tidak berhenti begitu saja bermain musik walau pun sudah hijrah. Berry mengaku sangat mencintai musik dan tak menutup kemungkinan bisa membuatnya karya musiknya menjadi media dakwah, inspirasi banyak orang. Namun ketika ditanya soal membuat lagu religi, Berry menjawabnya dengan diplomatis.

9. Harry Moekti

Buat mereka yang menghabiskan masa remaja pada rentang 1980 sampai 1990-an, tentu sosok Hari Moekti tidak asing. Pria bernama asli Hariadi Wibowo ini dulu sangat ngetop dengan lagunya yang berjudul Aku Suka Kamu Suka. Saat itu, Hari Moekti boleh dibilang bergelimang harta. Bayarannya sekali manggung bisa mencapai Rp 50 juta. Di awal 1990-an, kegamangan dan kegalauan Hari Moekti terjawab sedikit demi sedikit. Dia mulai mendekati banyak ustaz dan mulai mengaji.

10 Anak Band Hijrah yang Memilih Hidup Lebih IslamiSaat itu, pikirannya mulai terbuka, hatinya terketuk. Dia tersadar pekerjaannya selama ini memang membuat terlena, meski belum tentu berdosa. Bahkan tak jarang membuat manusia berpaling dari Tuhan, dan lebih menuhankan dunia. Hari berpikir ternyata selama ini apa yang dia lakoni justru merusak sendi-sendi Islam, dan itu terselip dalam tembang-tembangnya yang digemari remaja. Dia merasa menjadi idola tidak membuat kehidupannya dan para penggemarnya lebih baik. Itu cuma sesaat. Perasaan bersalah dan penyesalan mulai tumbuh, tapi bukan benci.

Kehidupan Hari Moekti saat ini berubah 180 derajat. Dia stop bermusik, tanggalkan semua ketenaran, tepuk tangan, kemeriahan panggung, keglamoran, dan semua bunga-bunga dunia hiburan. Dia mantap menjejak di jalan dakwah. Memilih menjadi da’i di sisa hidupnya, mempersembahkan seluruh tenaga dan kemampuannya menjayakan Islam. Kini tak ada lagi petikan gitar, hentakan dan pukulan drum, betotan senar bass, dan lengkingan suara Hari Moekti. Semua diganti dengan lantunan Asma Allah SWT dan Shalawat Nabi Muhammad SAW, pun menuntun Hari Moekti bergabung dengan gerakan Hizbut Tahrir Indonesia.

10. Derry Sulaiman

Nama Deri Guswan Pramona dulu dikenal sebagai seorang gitaris band thrash metal Betrayer. Tapi perubahan total terjadi pada dirinya, hingga akhirnya menjadi seorang pendakwah dan berganti nama jadi Derry Sulaiman. Namun hijrahnya Derry tak membuat dia lantas mengharamkan musik. Pria yang memilih keluar dari Betrayer pada 1998 silam itu sampai kini masih mencintai musik dan malah membuatnya sebagai media dakwah Islam.

10 Anak Band Hijrah yang Memilih Hidup Lebih Islami“Dakwah saya beda sama dai kondang ya. Ilmu mereka dari pesantren, ilmunya lebih jauh dari saya. Saya lebih banyak di jalan ketimbang di masjid. Dakwah saya lebih banyak ajak orang untuk ke masjid. Kalau ketemu sama teman-teman metal, selalu bilang musik boleh metal, salat tak bisa tinggal,” kata Derry.

Demikian 10 Anak Band Hijrah yang Memilih Hidup Lebih Islami, semoga bermanfaat dan mengispirasi. [*]


What's Your Reaction?

Suka Suka
0
Suka
Keren Keren
2
Keren
Kaget Kaget
0
Kaget
Takut Takut
0
Takut
Ngakak Ngakak
0
Ngakak
Sedih Sedih
0
Sedih
Muntah Muntah
0
Muntah
Marah Marah
0
Marah